The Utilization of Papaya Leaf and Turmeric Powder as Feed Additives to Enhance Native Chicken Performance
The Utilization of Papaya Leaf and Turmeric Powder as Feed Additives to Enhance Native Chicken Performance
Native chicken is a highly favored local poultry commodity in Indonesia with high market potential, yet its productivity remains relatively low. To optimize its growth rate, incorporating natural feed additives such as papaya leaf powder and turmeric powder into basal feed offers an effective solution. Papaya leaves are rich in protein and the papain enzyme, which aids digestion and stimulates appetite. Meanwhile, turmeric contains curcumin, an active compound that stimulates digestive enzymes, enhances nutrient absorption, and acts as an antibacterial agent in the digestive tract through its curcuminoid properties.
Experimental research indicates that the combined addition of these two ingredients has a highly significant impact on the birds' physical performance. The optimal formulation was achieved in the P3 treatment (100% basal feed supplemented with 10% papaya leaf powder and 2% turmeric powder), yielding the highest average body weight gain of 18.19 g and the most efficient feed conversion ratio (FCR) of 1.76. Consequently, the combination of papaya leaf and turmeric powder is highly recommended as a natural feed additive to improve feed efficiency and maximize the body weight gain of native chickens.
https://repository.uin-suska.ac.id/15038/7/7.%20BAB%20II_201828PTK.pdf
Ayam kampung merupakan komoditas unggas lokal potensial yang sangat digemari di Indonesia, namun produktivitasnya masih tergolong rendah. Guna mengoptimalkan laju pertumbuhan, penambahan bahan alami (feed additive) seperti tepung daun pepaya dan tepung kunyit ke dalam pakan basal dapat menjadi solusi efektif. Daun pepaya kaya akan protein dan enzim papain yang melancarkan pencernaan serta meningkatkan nafsu makan. Sementara itu, kunyit mengandung zat aktif kurkumin yang merangsang enzim pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, serta memiliki senyawa kurkuminoid yang bertindak sebagai antibakteri di dalam saluran pencernaan.
Hasil penelitian eksperimental menunjukkan bahwa penambahan kombinasi kedua bahan ini memberikan pengaruh yang sangat signifikan terhadap performa fisik ternak. Formulasi optimal ditemukan pada perlakuan P3 (100% pakan basal ditambah 10% tepung daun pepaya dan 2% tepung kunyit), yang menghasilkan rataan Pertambahan Bobot Badan (PBB) tertinggi sebesar 18,19 g serta nilai Konversi Pakan (Feed Conversion Ratio/FCR) yang paling efisien, yaitu 1,76. Dengan demikian, kombinasi tepung daun pepaya dan kunyit sangat direkomendasikan sebagai pakan tambahan alami untuk meningkatkan efisiensi pakan dan mengoptimalkan peningkatan bobot badan ayam kampung.
Reference:
Brihandhono, A., Kustyorini, T. I. W., & Namantukan, M. T. (2023). Pemanfaatan Daun Pepaya dan Kunyit Terhadap Pertambahan Bobot Badan dan Konversi Pakan Ayam Kampung. Jurnal Sains Peternakan, 11(2), 118-122.
PT. Precision Agriculutre Indonesia adalah ekosistem digital pertanian Indonesia yang mengintegrasikan agrotech, pertanian presisi, pertanian cerdas, dan pertanian pintar melalui pemanfaatan teknologi seperti sensor pertanian, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, sistem irigasi otomatis, pemupukan cerdas, dan pemantauan tanaman berbasis data real-time, serta menghadirkan layanan edukasi petani modern, digitalisasi agribisnis, pasar produk pertanian online, penguatan rantai pasok, inovasi teknologi tepat guna, dan solusi pertanian ramah lingkungan yang mendukung pertanian modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di era Revolusi Industri 4.0. Pertanian Presisi Indonesia