The Potential of Azolla as an Eco-Friendly and Cost-Effective Feed Source
The Potential of Azolla as an Eco-Friendly and Cost-Effective Feed Source
Azolla is an aquatic plant that floats on the water surface and is known for its high protein content. This plant is widely used as a supplementary feed for livestock and fish due to its easy cultivation. Azolla can be grown in ponds, concrete tanks, or tarpaulin containers with a water depth of approximately 5–15 cm. Ideal water conditions include a neutral to slightly acidic pH and the absence of chemical contaminants.
The cultivation area for Azolla should receive indirect sunlight to support optimal growth. Excessive heat exposure may cause Azolla leaves to turn yellow and slow down their development. Therefore, placing the cultivation pond in a cool yet well-lit environment is highly recommended. Proper air circulation also plays an important role in maintaining healthy plant growth.
Azolla maintenance involves regular monitoring of water quality and nutrient availability. The application of liquid organic fertilizer or natural inputs such as rice-washing water helps maintain water fertility. Harvesting can be conducted after 7–14 days or when approximately 70–80% of the water surface is covered. With proper and consistent care, Azolla can be continuously harvested as an economical and environmentally friendly alternative feed source.
https://agriaku.com/tanaman-azolla-dan-segudang-manfaatnya/
Potensi Azolla sebagai Sumber Pakan Ramah Lingkungan dan Ekonomis
Azolla merupakan tanaman air yang tumbuh mengapung di permukaan air dan dikenal memiliki kandungan protein yang cukup tinggi. Tanaman ini banyak dimanfaatkan sebagai pakan tambahan bagi ternak dan ikan karena mudah dibudidayakan. Media budidaya Azolla dapat berupa kolam tanah, bak semen, atau terpal dengan kedalaman air sekitar 5–15 cm. Kondisi air yang ideal meliputi pH netral hingga sedikit asam serta bebas dari kontaminasi bahan kimia.
Lingkungan budidaya Azolla sebaiknya mendapatkan cahaya matahari tidak langsung agar pertumbuhan tetap optimal. Suhu yang terlalu panas dapat menyebabkan daun Azolla menguning dan menghambat perkembangannya. Oleh karena itu, penempatan kolam di area yang sejuk namun tetap terang sangat dianjurkan. Sirkulasi udara yang baik juga berperan penting dalam menjaga kualitas pertumbuhan Azolla.
Pemeliharaan Azolla dilakukan dengan memantau kualitas air dan ketersediaan nutrisi secara rutin. Penambahan pupuk organik cair atau bahan alami seperti air cucian beras dapat membantu menjaga kesuburan media. Panen Azolla dapat dilakukan setelah 7–14 hari atau saat permukaan kolam telah tertutup sekitar 70–80%. Dengan perawatan yang konsisten, Azolla dapat dipanen berulang kali sebagai sumber pakan alternatif yang ekonomis dan ramah lingkungan.
Reference:
Husnaini, R., Suharman, I., & Adelina, A. (2020). Pemanfaatan Fermentasi Tepung Azolla (Azolla microphylla) dalam Pakan Buatan untuk Meningkatkan Pertumbuhan Benih Ikan Nila Merah (Oreochromis niloticus). Ilmu Perairan (Aquatic Science), 9(1), 6-15.
Ting, J. Y., Kamaruddin, N. A., & Mohamad, S. S. S. (2022). Nutritional evaluation of Azolla pinnata and Azolla microphylla as feed supplements for dairy ruminants. Journal of Agrobiotechnology, 13(1S), 17-23.
PT. Precision Agriculutre Indonesia adalah ekosistem digital pertanian Indonesia yang mengintegrasikan agrotech, pertanian presisi, pertanian cerdas, dan pertanian pintar melalui pemanfaatan teknologi seperti sensor pertanian, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, sistem irigasi otomatis, pemupukan cerdas, dan pemantauan tanaman berbasis data real-time, serta menghadirkan layanan edukasi petani modern, digitalisasi agribisnis, pasar produk pertanian online, penguatan rantai pasok, inovasi teknologi tepat guna, dan solusi pertanian ramah lingkungan yang mendukung pertanian modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di era Revolusi Industri 4.0. Pertanian Presisi Indonesia