Factors Affecting Egg Production in Laying Hens
Factors Affecting Egg Production in Laying Hens
Egg production in laying hens is not a process that occurs automatically, but rather the result of various interconnected factors within the management system. One of the most critical factors is feed, as it serves as the primary source of energy and nutrients required for optimal egg formation. Protein in the diet plays a vital role in the development of egg white and yolk, while calcium is essential for maintaining eggshell strength and quality. An imbalance in feed nutrition can lead to reduced egg production, inconsistent egg size, and fragile shells that are prone to breakage.
In addition to feed, the environmental conditions of the housing system significantly affect the productivity of laying hens. Housing that is excessively hot, humid, poorly ventilated, or uncomfortable can cause environmental stress in hens. This stress condition directly reduces feed intake, resulting in insufficient nutrient absorption needed for egg production. Consequently, the energy that should be allocated for laying eggs is instead used to maintain the hens’ basic physiological functions.
Lighting and stocking density are other important factors that greatly influence egg production performance in laying hens. Adequate and well-managed lighting plays a crucial role in regulating reproductive hormones and maintaining a stable laying cycle. Excessive stocking density can increase competition for feed, elevate stress levels, and raise the risk of disease transmission among hens. Therefore, proper, consistent, and well-controlled management practices are essential to achieve sustainable and high-quality egg production.
https://jatinomindah.com/artikel/detail/telur-ayam-blitar-pilihan-terbaik-untuk-kebutuhan-telur-berkualitas
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Produksi Telur Ayam Petelur
Produksi telur pada ayam petelur bukanlah proses yang terjadi secara alami tanpa pengelolaan, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan dalam sistem pemeliharaan. Salah satu faktor paling menentukan adalah pakan, karena pakan menjadi sumber utama energi dan nutrisi yang dibutuhkan ayam untuk membentuk telur secara optimal. Kandungan protein dalam pakan berperan penting dalam proses pembentukan putih dan kuning telur, sedangkan kalsium sangat dibutuhkan untuk menjaga kualitas serta kekuatan cangkang telur. Ketidakseimbangan nutrisi dalam pakan dapat menyebabkan penurunan jumlah telur, ukuran telur yang tidak seragam, serta cangkang yang tipis dan mudah pecah.
Selain pakan, kondisi lingkungan kandang memiliki pengaruh besar terhadap tingkat produktivitas ayam petelur. Kandang yang terlalu panas, lembap, pengap, dan memiliki ventilasi yang buruk dapat menyebabkan ayam mengalami stres lingkungan. Kondisi stres ini berdampak langsung pada menurunnya nafsu makan ayam, sehingga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh tidak mencukupi kebutuhan produksi telur. Akibatnya, energi yang seharusnya digunakan untuk proses bertelur justru dialihkan untuk mempertahankan kondisi tubuh ayam agar tetap bertahan hidup.
Faktor pencahayaan dan kepadatan kandang juga menjadi aspek penting yang sering kurang diperhatikan dalam pemeliharaan ayam petelur. Pencahayaan yang cukup dan sesuai kebutuhan harian ayam berperan dalam mengatur sistem hormon reproduksi agar proses bertelur dapat berlangsung secara normal dan stabil. Kepadatan kandang yang terlalu tinggi dapat memicu persaingan pakan, meningkatkan tingkat stres, serta memperbesar risiko penularan penyakit antar ayam. Oleh karena itu, penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, konsisten, dan terkontrol menjadi kunci utama untuk meningkatkan produksi telur secara optimal dan berkelanjutan.
Reference:
Atmaja, D., et al. (2024). Optimizing laying hen productivity and egg quality with mineral supplementation. Jurnal Peternakan, 19(2), 85–94.
Dzuhri, M., et al. (2022). Pengaruh kepadatan kandang dan umur terhadap produktivitas ayam petelur. Jurnal Peternakan Tropis, 10(1), 45–53.
Fadhlurrohman, A., et al. (2022). Pengaruh faktor lingkungan terhadap produksi telur ayam ras petelur. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 5, 112–118.
Idris, R., et al. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi produksi telur pada ayam petelur. Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan, 8(2), 67–75.
Mulyati, S., et al. (2024). Kajian kandungan nutrisi pakan terhadap kualitas telur ayam ras petelur. Integrated and Sustainable Animal Production Innovation, 3(1), 21–30.
PT. Precision Agriculutre Indonesia adalah ekosistem digital pertanian Indonesia yang mengintegrasikan agrotech, pertanian presisi, pertanian cerdas, dan pertanian pintar melalui pemanfaatan teknologi seperti sensor pertanian, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, sistem irigasi otomatis, pemupukan cerdas, dan pemantauan tanaman berbasis data real-time, serta menghadirkan layanan edukasi petani modern, digitalisasi agribisnis, pasar produk pertanian online, penguatan rantai pasok, inovasi teknologi tepat guna, dan solusi pertanian ramah lingkungan yang mendukung pertanian modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di era Revolusi Industri 4.0. Pertanian Presisi Indonesia