Disease Control Strategies in Catfish (Clarias gariepinus) Culture through Biosecurity, Environmental Management, and Probiotic Application
Disease Control Strategies in Catfish (Clarias gariepinus) Culture through Biosecurity, Environmental Management, and Probiotic Application
Disease control in catfish (Clarias gariepinus) culture is an essential aspect of aquaculture management. Pathogenic infections caused by bacteria, parasites, and protozoa can reduce productivity and cause mass mortality. Therefore, well-planned and sustainable prevention strategies are required. One of the main approaches applied is the implementation of effective biosecurity systems.
Effective biosecurity implementation is supported by proper water quality management, high-quality feed, and stress reduction in fish. Biosecurity plays an important role in preventing the introduction and spread of pathogens in aquaculture systems. A well-controlled environment helps maintain optimal fish health. This condition significantly reduces the risk of economic losses in catfish farming.
In addition to environmental management, nutritional approaches also contribute to disease control. The application of probiotic-supplemented feed, such as Bacillus sp., can improve the balance of intestinal microflora in fish. Probiotics enhance digestive efficiency and strengthen the immune system of catfish. The integration of biosecurity, environmental management, and probiotic application has been proven to be an effective and sustainable strategy in catfish aquaculture.
https://fikkia.unair.ac.id/ancaman-edwardsiellosis-pada-budidaya-ikan-lele-melalui-vektor-asimtomatik-ikan-wader-pari/
Strategi Pengendalian Penyakit Ikan Lele (Clarias gariepinus) melalui Biosekuriti, Manajemen Lingkungan, dan Pemberian Probiotik
Pengendalian penyakit pada ikan lele (Clarias gariepinus) merupakan aspek penting dalam manajemen budidaya. Serangan patogen seperti bakteri, parasit, dan protozoa dapat menurunkan produktivitas bahkan menyebabkan kematian massal. Oleh karena itu, diperlukan strategi pencegahan yang terencana dan berkelanjutan. Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah penerapan sistem biosekuriti yang baik.
Penerapan biosekuriti yang efektif didukung oleh pengelolaan kualitas air, pemberian pakan berkualitas, serta pengurangan tingkat stres pada ikan. Biosekuriti berperan dalam mencegah masuk dan menyebarnya patogen ke dalam sistem budidaya. Dengan lingkungan yang terkontrol, kesehatan ikan dapat terjaga secara optimal. Kondisi ini secara langsung mampu menekan risiko kerugian dalam kegiatan budidaya ikan lele.
Selain pengelolaan lingkungan, pendekatan nutrisi juga berperan penting dalam pengendalian penyakit. Pemberian pakan yang mengandung probiotik seperti Bacillus sp. dapat meningkatkan keseimbangan mikroflora usus ikan. Probiotik juga berfungsi meningkatkan efisiensi pencernaan dan sistem imun ikan lele. Kombinasi antara biosekuriti, manajemen lingkungan, dan penggunaan probiotik terbukti efektif serta berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas budidaya.
Reference:
Khor, L., Bodunde, O. A., Wills, R., Hanson, L., Adeyemo, O. K., Aina, O. O., et al. (2024). Understanding aquaculture biosecurity to improve catfish disease management in Ogun and Delta States, Nigeria. Aquaculture, 584, 740664.
Pratiwi, R., et al. (2020). Production performance of catfish (Clarias gariepinus) cultured with added probiotic Bacillus sp. on Biofloc Technology. Journal of Aquaculture and Fish Health.
PT. Precision Agriculutre Indonesia adalah ekosistem digital pertanian Indonesia yang mengintegrasikan agrotech, pertanian presisi, pertanian cerdas, dan pertanian pintar melalui pemanfaatan teknologi seperti sensor pertanian, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, sistem irigasi otomatis, pemupukan cerdas, dan pemantauan tanaman berbasis data real-time, serta menghadirkan layanan edukasi petani modern, digitalisasi agribisnis, pasar produk pertanian online, penguatan rantai pasok, inovasi teknologi tepat guna, dan solusi pertanian ramah lingkungan yang mendukung pertanian modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di era Revolusi Industri 4.0. Pertanian Presisi Indonesia