Optimization of Catfish Cultivation Through EM4 Probiotic Application
Optimization of Catfish Cultivation Through EM4 Probiotic Application
The application of EM4 probiotic, either through fermentation in pellet feed or direct mixing into the pond water, has a very noticeable impact on the growth rate of Sangkuriang catfish. The microorganisms in EM4 produce digestive enzymes that maximize the absorption of feed nutrients, leading to a significant increase in the fish's length and weight. In addition to stimulating growth, EM4 also functions as a microbiological regulator that breaks down residual feed in the water. This maintains water quality, including dissolved oxygen (DO) levels, temperature, and pH stability, at ideal conditions without causing pungent odors.
Despite offering many benefits, the administration of EM4 must be carried out with strict dosage control. Using an excessively high concentration of EM4 probiotic can have a fatal impact, drastically reducing the survival percentage (sintasan) of the catfish. If applied at the correct dosage, especially in the budikdamber aquaponic system, the nutrients from the pond can be optimally utilized as a fertilizer for water spinach plants. Thus, the measured use of EM4 not only increases catfish harvest yields but also creates an efficient and environmentally friendly cultivation ecosystem.
https://www.facebook.com/groups/568850304405306/posts/1258307818792881/
Optimalisasi Budidaya Ikan Lele Melalui Aplikasi Probiotik EM4
Aplikasi probiotik EM4, baik melalui fermentasi pada pakan pelet maupun pencampuran langsung ke dalam air kolam, memberikan dampak yang sangat nyata terhadap laju pertumbuhan ikan lele sangkuriang. Mikroorganisme dalam EM4 menghasilkan enzim pencernaan yang memaksimalkan penyerapan nutrisi pakan, sehingga panjang dan berat badan ikan bertambah secara signifikan. Selain memacu pertumbuhan, EM4 juga berfungsi sebagai pengatur mikrobiologi yang menguraikan sisa pakan di dalam air. Hal ini membuat kualitas air, termasuk kadar oksigen terlarut (DO), suhu, dan kestabilan pH, tetap terjaga pada kondisi ideal tanpa menimbulkan bau yang menyengat.
Meskipun membawa banyak manfaat, pemberian EM4 harus dilakukan dengan pengawasan dosis yang ketat. Penggunaan konsentrasi probiotik EM4 yang terlalu tinggi justru berdampak fatal karena dapat menurunkan persentase kelangsungan hidup (sintasan) ikan lele secara drastis. Jika diterapkan dengan dosis yang tepat, terutama pada sistem akuaponik budikdamber, zat hara dari kolam dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai nutrisi penyubur tanaman kangkung. Dengan demikian, penggunaan EM4 yang terukur tidak hanya meningkatkan hasil panen lele, tetapi juga menciptakan ekosistem budidaya yang efisien dan ramah lingkungan.
Reference:
Nurwahyunani, A., Rahayu, P., Rahayu, K. P. S., Hartanto, M. F. A., Saputri, A., Indriastuti, C. A., & Anwar, L. (2024). Pengaruh pemberian fermentasi probiotik EM4 pada pelet ikan terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan lele (Clarias sp.) sistem aquaponik budikdamber tanaman kangkung. (JITEK) Jurnal Ilmiah Teknosains, 10(1/Mei), 1-9.
Augusta, T. S. (2018). Pengaruh pemberian probiotik EM4 terhadap pertumbuhan ikan Lele Sangkuriang (Clarias gariepinus Var) yang dipelihara di kolam terpal. Jurnal Ilmu Hewani Tropika (Journal Of Tropical Animal Science), 6(2), 69-72.
PT. Precision Agriculutre Indonesia adalah ekosistem digital pertanian Indonesia yang mengintegrasikan agrotech, pertanian presisi, pertanian cerdas, dan pertanian pintar melalui pemanfaatan teknologi seperti sensor pertanian, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, sistem irigasi otomatis, pemupukan cerdas, dan pemantauan tanaman berbasis data real-time, serta menghadirkan layanan edukasi petani modern, digitalisasi agribisnis, pasar produk pertanian online, penguatan rantai pasok, inovasi teknologi tepat guna, dan solusi pertanian ramah lingkungan yang mendukung pertanian modern, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi di era Revolusi Industri 4.0. Pertanian Presisi Indonesia